perkembangan lanjut embrio ayam

LAPORAN PERKEMBANGAN  HEWAN

PERKEMBANGN LANJUT EMBRIO AYAM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK : 4
ANGGOTA : 1. Doko wibowo
    2. Juli fitriani
    3. Mella rena susana
    4. Muhayatun
    5. Reni
    6. Yolanda
     
NAMA ASISTEN : 1. Rita yuliza
    2. Dawam suprayogi
    3. Icha retna medisty
    4. Mico arisanto

 

 

 

 

 

 

Dosen Pengampu : Drs. Jodion Siburian, M.Si

 

 

 

 

 

 

 

PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PROGRAN STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

UNIVERSITAS JAMBI

2010

Judul                            : Perkembangan Lanjut Embrio Ayam

Hari / Tanggal             : Selasa, 26 Oktober 2010

Tujuan                          : Mengetahui Perkembangan Lanjut Pada Embrio

 

 

Peralatan :

  1. Kotak kardus
  2. Lampu pijar 10 watt
  3. Kabel lampu
  4. Kamera
  5. Piring

 

Bahan :

  1. Telur ayam kampung yang telah dibuahi 12 butir
  2. Sekam

 

 

Prosedur kerja :

  1. Kardus diisi sekam, telur diletakkan  di dalam kardus dengan bagian yang lonjong / lancip mengarah ke bawah dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat
  2. Lampu pijar dipasangkan ke kabel lampu kemudian lampu pijar di letakkan ke dalam kardus yang telah diisi telur. Dengan jarak lampu pijar ke telur sekitar 10 cm.
  3. Satu telur diambil dan kemudian dipecahakan, lalu diletakkan di piring yang berwarna putih, diamati  (catat diskripsi yang terjadi) dan di foto
  4. Lampu pijar dinyalakan
  5. Setelah 24 jam, 33 jam, 48 jam, 72 jam, dan 96 jam. Dilakukan pengulangan langkah 3 diatas, diamati perkembangannya.
  6. Enam telur yang tersisa dibiarkan di dalam kotak dengan lampu pijar yang menyala hingga menetas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diskripsi dan Gambar Embrio Ayam

 

Telur ketika 0 jam ( sebelum diberi penyinaran lampu pijar)

 

 

 

 

Diskripsi : Terdapat untaian putih seperti tali di tepi kuning telur, putih telur cair

 

Telur ketika 24 jam

 

 

 

 

Diskripsi : Untaian putih seperti tali ditepi kuning telur memudar, putih telur mengental membentuk bentuk telur atau oval dengan kuning telur di bagian yang tumpul atau belakang (posterior).

 

 

 

 

Telur ketika 36 jam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diskripsi : terdapat gumpalan bening seperti lendir di tepi kuning telur, pada foto terdapat bayangan putih di tengah kuning telur

 

Telur ketika 48 jam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diskripsi : Terdapat gumpalan bening seperti lendir di tepi kuning telur, di tengah kuning telur terdapat titik putih, putih telur mengental.

 

 

 

 

 

 

 

Telur ketika 72 jam

 

 

 

 

 

Deskripsi : Terdapat titik merah yang berdenyut di tengah kuning telur, adanya garis-garis semu berwarna merah yang mengelilingi titik merah, terdapat gumpalan bening seperti lendir di tepi kuning telur

 

Telur ketika 96 jam

 

 

 

 

 

Deskripsi : Titik merah di tengah kuning telur makin membesar dan berdenyut, garis-garis smu merah yang mengelilingi titik merah masih ada, warna kuning telur tidak lagi rata ada bagian-bagian yang berwarna putih semu dan ada bagian yang berubah menjadi bening, gumpalan bening seperti lendir di tepi kuning telur tidak terlihat lagi.

 

 

 

 

Telur pada hari ke- 7 pada pukul 19: 42

Tanggal 2 November 2010

 

 

 

Deskripsi : Terdapat bentuk kepala dan mata, kuning telur tidak lagi  mengental dan  telah bercampur dengan putih telur, mata diselubungi oleh warna merah darah.

 

 

 

 

ISTILAH

 

Kalaza : untaian putih menyerupai tali di tepi kuning telur

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s