Arsip Bulanan: Agustus 2013

Rindu Keluarga

Sedikit malu untuk menuliskan hal ini, tapi hal ini terjadi padaku dan mungkin sekarang sedang terjadi pada adikku.

Aku suka sensasi saat aku merasa rindu dengan keluarga, sensasinya beda banget, beda dengan sensasi saat cabe rawit kecil pendek bersama tahu isi sayuran yang terkunyah dalam mulut, atau saat pertama kalinya aku sendirian di kosku saat mati lampu tanpa lilin dan kemudian hanya bertaruh pada cahaya rembulan, atau sensasi saat aku ke Geeran dengan semua tingkah seseorang yang aku pikir sedang mencari perhatianku. Haaa aku terlalu frontal…..

Semua itu gak ada secuilpun dibanding sensasi rindu keluarga. Aku bukanlah pencinta keluarga sebelumnya, aku hanya manusia individual yang terlalu cuek untuk memikirkan orang lain. lagi-lagi aku terlalu terbuka.

Aku bersyukur bisa punya kesempatan hidup jauh dari keluarga. Berkat itulah akhirnya aku dapatkan perasaan rindu yang sebenarnya, yang indah sungguh sangat indah untuk aku lukiskan dengan kata-kata. Aku tak akan pernah merasakan rindu seperti itu jika aku tak pernah jauh dengan keluargaku. berkat rasa rindu itu pula aku bisa memanfaatkan kebersamaan dengan sepenuh hati dan jiwaku. Semakin pagi aku semakin melankolis ternyata…. di 2 dinin hari.
Aku senang dengan kata-kata dari adikku yang kini saat lebaran jauh dari keluarga karena sedang mulai kehidupan barunya sebagai seorang penuntut ilmu ulung di sebrang pulau sana. tak pernah aku lalui hal yang dia sedang lalui ini. Tapi aku simpulkan hal yang terjadi dengannya sama denganku dalam hal rindu keluarga.

kata-katanya :

yuk aq minta maaf atas dosa kuu smua untuk bpk ayuk kakak mamak mbh kak sudar kak udin kak prapto kak epen yuk srik yuk eka yuk ita pkoknya smua kluarga di penerokan minal adzin wall faa idzin mohon maaf lahir batin dan aq mintak doanya smoga aq betah mondok di sini (buluz purworejo)>>?????

Aku senang akhirnya kelembutan hatinya kini terasa sudah, jiwanya telah tertempa untuk lebih arif berlaku

l love you Ping

Ayuk berharap kelak saat semua langkah menorehkan jejak, dan tempat dimana kau berhenti adalah semua karena Allah.

Semoga Allah selalu membimbingmu.

sukses dunia dn akhiran adikku.