aku rindu

Berapa lama tak bersua, rasa hati sudah seperti gatal ingin digaruk, gerah ingin disepoisepoi angin, lapar ingin diberi makanan. Otak udah seperti gudang penuh sarang laba-laba, kardus bekas, koran lama dan perkakas dapur yang penyok akibat membanting di lantai tanpa sengaja. Ingin lekas- lekas di bersihkan sebelum semuanya tak terkatalog lagi, nyungsruk di pojokan dan terlupakan. Itulah hakikat ide. Ide itu anugrah anak cucu dari akal pikiran yang bertahap selalu ganti seperti wall facebook. Nah manusia hanya butuh cara masing-masing untuk mengekspresikan. Aku yang lebih berani menulis acak-acak bukan dengan menari atau mendongeng. Makanya aku rindu dengan blog ini. Blog yang dengannya aku tak butuh teman yang mendengar keluh kesanku, tak butuh pacar yang mengomentari semua yang kulakukan,tak butuh dosen pembimbing untuk mengoreksi semua hipotesis. Intinya aku tak merepotkan orang lain hanya untuk mendengarkan unek-unek yang kredibilitasnya gak bisa dipertanggung jawabkan. Karena setiap orang sudah sibuk dengan unek-uneknya masing-masing. Hidup itu sudah sangat banyak skenario yang kadang melelahkan. Meski blog ini dipublikasikan tapi bukan untuk dikunjungi pada dasarnya. Hanya saja bagi yang ingin membaca silahkan. Meskipun apa yang ada bukan sajian istimewa. Dan tulisan malam ini intinya hanya aku sedang rindu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s