Ge eR nya tu dalam Hati

Jpeg
Babang lagi demam

Syawal,,,, lebaran ceritanya. Ini lebaran paling….. biasa aja. Hahaha… tapi ada cerita yang haru merah kuning ijo.

Chapter 1,

Assalamualaikum,

Waalaikumsalam, masuk … ada anak kecil SD kira kira kelas naik kelas 6. Ukuran anak sekarang, mungil…. eh yaa…. dia anak laki laki tetangga jauh dari rumah.

Ceritanya emak yang biasa menerima tamu lagi mau lunch … #halah. Alhasil aku yang menemani mereka.

Basa kebasian, aku tanya2. Anggun dan retno #red adiknya di rumah? Tanya kris #redkakaknya yang dulu adik tingkat aku di SD segala. Dia jawab semua pertanyaan termasuk siapa namanya?. Terakhir dia katakan mainlah ke rumah.

Degh….. hatiku ngilu… untung yang ngajak anak SD kelas 6 yang selalu menyapa kalau ketemu di jalan, yang tak begitu mengerti siapa namanya huhu…  Hiks…. hiks….. mbakk brooo…. panggilnya.

Untuk biar lebih adil aku tanya yang satunya, namanya, kakaknya kerja dimana, kakaknya siapa namanya…. pertanyaan yang sama seperti yang ku tanya pada Anjas #anakyangtadi.

Ini level Ge eR ku yang kesekian kalinya. Tapi lucu sih…. dengan merasa Ge eR gini meningkatkan ke Pe Dean ku… # halah. Ge eR sama anak SD #kyaaaa V^^.

Chapter 2.

Ceritanya aku baru diangkat ibu oleh anak kucing kucing ku. Semenjak kucingku harus meregang nyawa di sumur tetangga. Kecebur… di bulan ramadhan lalu. Aku tak bisa menuntut siapapun. Dan untungnya tetanggaku tak menuntut keluargaku karena sumur sumber airnya di jadikan boni #redkucingku sebagai TKP meninggalnya. Hiks…..!_!!

Mulai jadi teman bermainnya cakar mencakar. Baca saja aku di cakar makar sama tu kucing hingga banyak codet lecet di tangan dari yang short hingga long. Hingga akhirnya kakinya pincang. Alibi ku dan mayoritas keluargaku mengatakan bahwa dia di bullying sama kucing jantan jahat yang juga menjadi tersangka dalam kasus keceburnya boni di sumur tetangga. Akhirnya dia aku ajak tidur di kamar meski ada perlawanan dari ibuku dan mbahku. Tapi melihat babangku #rednamaanakboni yang terancam jiwanya. Maka akhirnya di Acc juga. Selepas pincang badannya demam, aku khawatir aku putuskan untuk googling. Ada yang menyarankan kasih panadol, parasetamol, bodrek, sampai obat tradisional berupa telur ayam kampung. Tapi tak aku ikuti. Takut over dosis. Banyak yang menyarankan agar di bawa ke kinik samping rumah. Tapi pasti dokternya akan mengusirku, karena bukan dokter hewan. Aku dilema sebagai ibu kucing, umur kucing ku belum genap 3 bulan. Kucing ku makin mengenaskan dia tidur hingga 24 jam…. ini rekor terbaru di dunia. Aku coba bangunkan dia tapi kemudian ambruk lagi dan tidur lagi. Akhirnya setelah aku berikan Dancow fortigrow kesehatannya mulai pulih. Alhamdulillah .

Babangku ini sudah terbiasa pup dan pis di tempatnya, #bacatempatbabang. Jadilah aku terbangun pukul 2 malam hanya untuk mengantarnya untuk tak sampai harus mengganti popoknya. Hari ini dia bangunkan pukul setengah 5 pagi.

Sebagai anak perempuan siji sijinya aku putuskan menyapu selepas subuh. Ketika itu juga…. ayahku melihat tak percaya pagi2 buta anak perempuannya menyapu. Halah…. pakai acara berkomentar whhh isuk2 wes nyapu! Hahaha… Aku muka kaku. Segitunya penilaianku darinya. Hiks…. Aku jadi keki dan bilang dalam hati “ok. Lebih baik tak usah rajin2. Aku kelihatan seperti abnormal jika rajin. #tepokkkjidat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s