Orang Tua Pelukis

Niat hati ingin menulis untuk esay untuk dilombakan bulan ini. Tapi sepertinya inspirasinya masih kurang. Masih butuh pendalaman materi sepertinya. Dan untuk itu perlu juga untuk membenahi isi kepala agar ide yang tertuang fokus ke tujuannya. Kali ini saya akan membagikan ide saya yang menggumpal perlu dikeluarkan. Dengan harapan apa yang saya utarakan tak semuanya sampah otak yang harus dibuang tanpa sedikitpun manfaat.

Oke, setelah sekian waktu menjadi guru TK IT. Melihat, mengalami sekaligus merasakan fragmen kehidupan anak TK di sekolah dengan semua lingkungan yang disiapkan untuk mereka tumbuh. Saya fikir tak ada sekolah yang menawarkan program untuk membuat anak didiknya tidak baik. Semua baik dan akan makin baik jika sebelum anak merasakan dunia sekolah sudah dipersiapkan mental dan jiwanya terutama karakter anak.

Banyak cara membentuk karakter anak, tapi setelah aku lihat langsung dari para orang tua anak didik. Kuncinya adalah dengan hadirnya cinta dan penuh kasih di dalamnya. Bagaimana cinta dan kasih itu terpancar ketika para orang tua mengantar anak-anak mereka. Mereka melepas anaknya dengan ciuman kecil di pipi kanan dan kiri dan disambut salam dan kecup tangan dari anaknya sembari memberi pesan kecil “belajar ya nak, nanti ibu jemput”. Saya yang kerap menanti kedatangan anak sekolah kerapkali takjub. Jika saja perhatian itu terawat hingga mereka dewasa. Saya tak akan pernah takut karena mereka akan salah jalan di masa depannya. Mungkin yang saya ilustrasikan terlalu sederhana untuk alasan saya di atas. Saya hanya punya keyakinan yang dalam untuk itu.

Bicara tentang membentuk karakter anak sejak kecil. Saya akan membuat poin kecil. Semoga meskipun saya belum pernah menjadi orang tua sesungguhnya dengan pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan selama saya mendidik dan membimbing anak TK IT, poin-poin berikut ini bisa bermanfaat:

  1. Karakter anak yang baik terbentuk dari pola asuh orang tua yang shaleh.
  2. Karakter anak yang baik itu antara lain:

a. Jujur

Dari pola asuh orang tua yang pengertian. Anak yang tak punya rasa tertekan akan kemarahan orang tuanya. Sehingga sepahit pahitnya kenyataan yang dialami anak, si anak tetap terbuka. Sehingga pengertian orang tua lah yang membuat nyaman anak bisa bicara jujur apa adanya.

b. Taat aturan

Taat aturan disini antara lain anak terbiasa membuang sampah di tempatnya, mampu mengantri, terbiasa mengucapkan salam. Pola asuh orang yang mendidik dengan contoh. Anak kecil itu pencontoh yang ulung. Tak berlebihan jika anak adalah cerminan orang tua.

c. Mandiri

Pola asuh orang tua yang diplomatis. Orang tua yang tak selalu mendikte anak. Si anak diberi kesempatan untuk memilih dan menerima segala resiko. Dengan catatan penting semua pilihan anak diketahui orang tua. Orang tua tidak begitu melepas begitu kehendak anak.

d. Disiplin

Pola asuh ini menuntut orang tua yang komitmen dan tegas. Dalam artian apa yang dilakukan anak adalah jadwal yang telah ditetapkan bersama dengan semua konsekuensi yang juga telah dipahami anak. Misalnya saja jadwal menonton anak hanya 2 jam maka jika anak tidak sesuai jadwal maka haru berikutnya tidak ada jadwal menonton lagi. Hal ini memang sedikit berat dilakukan orang tua karena untuk melatih anak mampu disiplin orang tua juga acapkali mengikuti jadwal si anak.

e. Religius

Religius saya masukkan sebagai salah satu kriteria anak baik. Karena penanaman jiwa religius harus sejak dini. Pola asuh yang diterapkan dengan pembiasaan beribadah di rumah dan lingkungan. Jadi otomatis memberikan lingkungan yang religius itu salah satu tanggung jawab orang tua.

Tulisan ini tak bermaksud menggurui hanya sekadar share untuk bisa sama sama melihat dunia anak yang zero. Yang menjadi tanggung jawab kita untuk membuatnya 1 hundred 1 milion. Berarti untuk nusa bangsa dan negara serta agamanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s