Menulis Diary Harian

Beberapa pasti tahu kalau angkatan hidup 90an ke bawah familiar dengan buku harian. Beberapa buku diary bahkan punya gembok dan kunci karena isi buku diary itu sangat rahasia sama seperti rahasia negara yang beberapa waktu lalu sukses disadap oleh pihak yang punya kebutuhan tersendiri. #yasudahlah ^^)

Nah, sekarang m_lincar pingin berbagi cara memulai menulis diary. Untuk saat ini mungkin kesannya sangat konvensional dan gak keren B). Meskipun blog dan sosial media lebih keren terkadang ada saatnya saat menulis di media sosial tak se leluasa menulis di buku harian. Betulkah???? Betul….

Selain itu dengan kita mempunyai buku harian. Paling tidak kemampuan bahasa kita berkembang dalam bidang skill menulis dan mengarang. Dan tentunya karena buku rahasia ini sangat privasi bagi pemiliknya terkadang menulis menjadi salah satu treatment untuk mengolah emosi. Nah… keren kan ternyata memiliki buku diary itu…. #sangat menarik~^^~.

Oke…lets go..

Pertama awali menulis dengan menggambarkan suasana yang kita alami hari ini.

Lengang sekali jalan-jalan yang aku lalui siang tadi sepulang sekolah. Awan mendung memang dan tak ada aku jumpai banyak aktivitas di luar rumah seperti biasanya. Kesunyian itu membuatku seperti ada di waktu yang beda di dimensi yang lain. Seperti masuk ke film di tv hitam putih yang ada tempo dulu. Bahasa sekarang BAPER. Setelah beberapa waktu rinai rintik hujan lembut menyapaku semakin lama titik air hujan itu besar dan kerap. Aku hentikan laju motorku dan kukenakan mantel kuning andalanku. Suasana masih gerimis hingga sampai di desa ku dan makin mendekati rumahku cuaca berbalik matahari terik. Dan bisa dipastikan mantel hujan di tengah teriknya matahari akan menimbulkan keanehan sendiri. Ya beberapa mata memperhatikanku dengan mantelku. Aku coba tutup rapat kaca helmku tapi warna kuning dari mantelku sangat mencolok sehingga menarik perhatian mereka para pengemudi lain. Dan hari ini aku cukup banyak mendapatkan perhatian berkat mantel kuningku. Terimakasih mantel kuningku without you i am nothing in rainy day… ^^/.

Nah bisa jugaa mengawali menulis diary dengan membuka percakapan seperti sedang berkomunikasi dengan seseorang.

Hy diary…(sapaan paling umum di buku diary, bisa diganti dengan nama lain yang lebih lucu dan paling disukai) ….#pokoke whatever lah :).

Hy diary…

Hari ini dia datang menghampiriku seperti biasa saat dia datang semua mata akan memandangiku. Aku sih biasa saja mungkin mereka yang berlebihan. Hidupku sudah ada yang mengatur jadi pandangan dan pendapat siapapun tentang hidupku ya tak perlu dianggap benar2. Karena mereka memang punya pikiran masing-masing. #hujan ^^/

Nah masih banyak cara memulai menulis buku harian. Semakin sering dan terbiasa menulis akan memudahkanmu untuk membuat karya tulis atau karya sastra lainnya. Nah yang punya tugas buat puisi gak bakalan takut kehilangan atau kekurangan diksi. Yang punya tugas buat pidato tak perlu khawatir membuat alur bicara. Yang mau buat prosa semakin merasa merdeka dengan semua ide yang ada di kepala.

M_lincar bukan guru bahasa dan sastra hanya menyukai bahasa dan sastra. Dan tak semua yang tertulis ini benar secara teori. Tapi sekedar berbagi tentang buku harian. Gaya bahasa kan teorinya mana suka / arbiter. Jadi m_lincar tak takut untuk mengangkat tema ini.

Oke i think enough… thank you for reading my blog please give me suggestion to will be a good blogger…

Alhamdulillah… makasih Ya Allah…. \^^/.♡♡♡♡♡

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s