Arsip Bulanan: Agustus 2016

It ‘s about sickness

Nothing someting to do, all of stories had done and I see and I know I have sickness. I just trying to ¬†protect my wound. I won’t to doing something wrong again. It’s so sadness. Maybe, my way to give protect myself so bad. And maybe peoples are angry about it. But please trying to know me. I just won’t my life is so hard. I choice silent and go way to still keep my wound to can be healthy. Whatever I don’t know must be? I don’t know it’s will be anything broken. In my own opinion it’s way who must be choice.

Ya Allah ini caraku, tunjukanlah jalan yang benar, karena sesungguhnya hanya Engkaulah Yang Maha Benar. Ya Allah semua milikMu semua menurut kehendakMu semua atas kuasaMu. Angkat dan hilangkan rasa sakit ini jauhkanlah dari rasa sakit ini dan gantilah dengan rasa yang indah. Engkaulah pengabul doa… kabulkanlah… amin

Kita dimana?

Ini masa yang tak sedikit.Berlarian dalam sebuah neraca dunia yang labil. Saat sebaris telah menjadi kita lalu menjadi kami, lalu kita dimana? Ya lalu kita dimana? Apakah kita orang yang tersesat atau mungkin kita lambat atau sengaja melambat. Ya kita juga tak tahu.

Ini masa yang tak sedikit tapi ini masa yang akan cukup habis dalam waktu 5 menit setelah kita. Sebuah logika membantu, sebuah keyakinan menguatkan dan sebuah harapan masih menyala. Iya. Tak perlu merinci seberapa banyak jumlah sekon yang menyapa. Cukup duduk dan damaikan hati dengan Firman-Nya. Bicaralah, yakinilah, dan biarkan berlalu. Hanya cukup duduk sejenak  dengan tunak. Meski tak setunak orang shalih yang tak nampak dipersinggahan namun kabarnya sudah banyak hadir di tujuan.

Semua cukup berbagi empati saja saat singgah jika suasana hujan biarlah sama-sama berteduh. Tak perlu menunjukkan merek mobil, motor, sepeda. Ya semua sedang dalam perjalanan apapun kondisi di perjalanan tak akan membuat tujuan yang dituju berbeda.

Ini adalah surat tersirat, ini adalah doa yang lekat, ini adalah jawaban membingungkan. Tapi ini tanya yang dalam atas semua rasa.

Ya Allah semua telah tergores, semua telah terbagi rata, semua yang Dari-Mu. Ampunkan semua kecongkaan ini juga apa yang hitam disana. Tanya yang tak diiringi ikhtiar. Tanya yang tak diiringi doa Tanya yang tak gunakan Tata krama yang sepatutnya. Ya Allah sampaikan. Ya Allah engkaulah Maha Pengabul Doa.

 

 

 

 

 

Tekong untuk Nebraska

Hallo, how are you?

Hallo, I am fine thank you

Who do you see?

I see Fajar looking at me.

“Ibu bacanya seperti apa buk? “Tunjuk fajar pada kata who di papan tulis. Fajar mengucapkan dengan pelafalan yang terdengar “wo”. Semua anak kelas sepertinya mempunyai pertanyaan yang sama. Mata mereka terfokus pada kata “who” di papan tulis. Setelah mendengarkan dan mengucapkan bersama-sama, wajah penasaran mereka tak nampak lagi.