Arsip Bulanan: Januari 2017

Si tukang ketuk pintu

Malam menjelang sayang

Desau gemuruh air yang bergemericik menimpa lantai sumur terdengar

Iya air wudhu sedang di ambil

Pangkal semua ibadah menghadapMu.

Ya! Mak kini sudah pandai bertanya

Sebab perkara si tukang pengetuk pintu akhir akhir ini.

Mak! tampak mulai nampak gelisah. Dulu waktu lampau aku ingat Mak bilang, perkara itu bikin semua fokusmu hilang. Dan kini perkara itu pula yang membuat fokus Mak. Aku tak tahu bagaimana jadinya ini Mak, aku tak mungkin bisa berkata hal pasti tentang si tukang pengetuk pintu.

Aku sendiri masih tak tahu, apalagi pengetuk pintu itu tak pula menyalami tangan hebatmu Mak,

Ya,Mak ada yang hanya mengetuk namun masih bingung hendak masuk atau tidak, ada pula yang belum apa2 pintunya didobrak hancur, ada yang ketukannya terdengar samar samar namun ya Mak samar pula pengetuknya.

Mak,pintunya ada yang bilang tak mampu mengeluarkan bunyi ketukan saat diketuk padahal mungkin karena hujan  kemaren lusalah yang membuat basah kayunya. Jadi hanya menunggu kering untuk mendengar ketukannya.

Ya,Mak pintu ini cuma pintu dari kayu yang sudah pernah pula rusak. Jadi sabarlah Mak akan ada masanya perkara ini berlalu. Tak usah risau akan pengetuk pintu. Dia nanti akan takzim padamu Mak, penuh rasa hormat saat memasuki pintu kayu itu.

Mak, dalam doa panjangmu, ada sebait sendiri untukku. Semoga Allah mengabulkan doamu Mak.

Si pengetuk pintu yang budiman, jangan ketuk jika tak ingin masuk, kasihan pembuka pintu. Jangan mengintai nanti dikira hendak singgah, jangan pula tanpa rasa pintu terkunci dipaksa pula.

Ya, aku hanya berharap Allah menyayangi Mak selalu. Maaf sudah membuat Mak jadi sibuk dengan pintu dan si pengetuk pintu. Love you Mak… :-).